Hari ini saya menemukan lembaran uang yang cukup menarik. Di salah satu sisi uang bernominal dua ribu yang tanpa sengaja terpegang oleh tangan saya, ada kata-kata yang tertulis. Entah itu puisi atau prosa tentang kerinduan. Saya tidak bisa mengklasifikasikannya. Selain kata-kata, di tepi paling atas tertulis angka 280318. Mungkin itu adalah titimangsa dari tulisan tersebut. Sebuah penanda kapan tinta hitam yang digunakan penulis menggores kertas berharga ini: tanggal 28 Maret 2018. Itu sekitar sebelas hari yang lalu. Dengan waktu yang cukup singkat tersebut, mungkin si penulis adalah tetangga saya. Seseorang yang sekampung dengan saya. Atau mungkin, ia adalah anggota keluarga saya sendiri. Saya jadi bertanya-tanya, siapakah yang menulis kata-kata di lembaran tersebut yang berbunyi: "Kamu pernah datang sebagai penyembuh. Aku percaya, kamu tak akan pergi sebagai pembunuh, tetaplah berjuang! Semoga waktu2 rindu membawamu pulang." Dilihat dari gaya tulisan dan kondisinya si ...
Ketika Seorang Anak Kampung Berusaha untuk Menjadi Penulis